Diduga Merugikan Negara 2,8 M, Tipikor Polres Takalar Periksa BPKAD

8
655
Sekretaris DPKAD Kabupaten Takalar Amran Torada

IntiLiputan.Com, Takalar - Tindak pidana korupsi (tipikor) Polres Takalar kembali memeriksa staf BPKAD dan Bappeda Kabupaten Takalar atas sangkaan telah merugikan negara 2,8 Milyar.

Bahkan ironisnya, kerugian negara yang nilainya fantastis dikantor Bappeda tersebut diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh
Kepala kantor Bappeda Ridwan Nur.

Terkait kasus ini, tipikor polres Takalar sudah berulang kali melakukan melakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan baik kepada Semua Staf BPKAD dan Bappeda Takalar.

"Kedua Instansi tersebut dimintai keterangan karena ada indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang ditemukan di Bappeda Takalar sekitar Rp. 2,8
Milyar dan temuan itu berdasarkan hasil dari pemeriksaan BPKP Sulsel dan Inspektorat Inspektur Takalar." Ujar Aristo Sapar Ketua Lembaga Permerhati Masyarkat Indonesia (LPMI)

Menurut Aktivis ternama di Takalar ini, BPK telah melakukan pemeriksaan dan juga telah mengaudit sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan tahap awal pada bulan maret lalu dan dilanjutkan tahap dua bulan April lalu.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta kepada penegak hukum untuk segera melakukan percepatan ptoses hukum, sebab bagaimanapun juga uang negara harus diselamatkan karena itu adalah uang rakyat.

“Kami meminta kepada penegak hukum Takalar agar bisa secepatanya memeriksa kepala Bappeda dan bendahara yang memilki peran penting di Bappeda, kemudian pihak Polres juga kami harap segera melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan korupsi yang telah merugikan negara Milyaran rupiah," harap Safar.

Semenatara Sekertaris BPKAD Amran Torada juga membanarkan bahwa, sepekan jelang lebaran idul fitri, semua staf diperiksa oleh Tipikor Polres Takalar dari pagi hingga Jelang berbuka puasa tiba.

"Mulai Kabid di Badan Pengelola Keuangan Asset Daerah (BPKAD) sudah dimintai keterangannya." Ujar mantan camat Galesong saat ditemui dikantornya sebelum ASN cuti bersama, Jum'at 08 Juni 2018 lalu.

Terpisah Kanit lidik IV Polres Takalar, Hendrica Risqi Arko Bahtera STK, menjelaskan bahwa semua pihak terkait di dua instansi tersebut sudah kita ambil keterangannya untuk melengkapi data yang kita butuhkan dalam kasus tersebut.

"Kasus ini masih dalam Tahap Pulbaket dan puldata, untuk menentukan status seseorang lebih lanjut kita masih kita menjajaki dan kita kembali koordinasi dengan pihak Inspektorat dan ada juga proses yang harus dilakukan yakni gelar perkara," Jelas Hendrica. (*).

Penulis : S. Sibali

Editor : SR

8 COMMENTS

  1. Hi, i think that i noticed you visited my blog so i came to go back the
    desire?.I am attempting to to find issues to enhance my site!I suppose its good enough to use
    some of your ideas!!

  2. Wonderful blog! I found it while searching on Yahoo News. Do you have
    any tips on how to get listed in Yahoo News? I’ve been trying for a while but I never seem
    to get there! Cheers

  3. Hi there! I know this is somewhat off topic but I was wondering if
    you knew where I could locate a captcha plugin for my comment form?
    I’m using the same blog platform as yours and I’m having difficulty finding one?

    Thanks a lot!

LEAVE A REPLY