Satpol PP Dinilai Lamban Tertibkan PKL di Depan RS Takalar

7

INTILIPUTAN, TAKALAR – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Takalar untuk menertibkan para Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Rumah Sakit Umum Daerah H Padjonga Dg Ngalle (RSUD HPDN) dinilai lamban. Akibatnya, menganggu aktivitas pengguna jalan.

Salah seorang pengguna jalan, Daeng Nai (42) mengatakan Pedagang kaki lima semakin menjamur di sepanjang jalan depan rumah sakit. Para pedagang menjajakan dagangan hingga ke badan jalan.

“Seharusnya para PKL ini tidak menggelar dagangannya di pinggir jalan, karena mengganggu ketertiban jalan, apalagi lapak mereka sampai memakan badan jalan,” kata Dg Nai, saat ditemui, Selasa (27/08/2019).

“Saya sebagai warga dan pengguna jalan berharap, agar Satpol PP segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan Para PKL,” harap Dg Nai.

Sementara itu, Kasatpol PP KabupatenTakalar, Muh Alwi mengatakan pihaknya belum melakukan penertiban karena terkendala pada regulasi. Selain itu, pihaknya juga kekurangan personil untuk bertindak.

“Kami ini kekurangan anggota dan kami tidak ingin mengambil resiko. Maka dari itu, kami berharap agar bisa dibackup baik dari pihak Dishub, Polri dan TNI, supaya penertiban itu bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Diketahui sejak Juli lalu, pihak Dishub Takalar sudah memberikan himbauan kepada para PKL untuk segera mengosongkan dan tidak menggelar barang dagangannya disepanjang jalan poros depan rumah sakit. Tak hanya itu, Dishub juga sudah menyurati Satpol PP agar segera dilakukan penertiban.(*)