Protes Jalan Rusak, Warga Panjo’jo Tutup Jalan Desa

7

INTILIPUTAN, TAKALAR– Warga Dusun Panjo’jo, Desa Lassang Barat, Kecamatan Polongbangkeng Utara, menutup akses jalan desa. Mereka kesal lantaran jalan yang tersebut kondisinya rusak parah.

“Kami sepakat untuk tidak menggunakan jalan ini. Kami menutup jalan karena kondisinya sudah rusak,” kata salah seorang warga Dusun Panjo’jo, Daeng Rapi (40), Senin (2/09/20 19).

Jalan desa tersebut sangat memprihatinkan. Kerusakannya berlubang dan bergelombang. Warga kian kesal dengan kondisi jalan kian berdebu, sepakat untuk memblokir total jalan yang menghubungkan Desa Lassang Barat dengan Desa Lassang Induk tersebut.

Warga menutup jalan menggunakan batang pohon, bambu dan ranting pohon. Daeng Rapi berharap pemerintah segera mengambil tindakan dengan memperbaiki akses jalan tersebut demi kenyamana aktivitas masyarakat setempat.

“Kami menutup jalan ini karena meminta tanggungjawab pemerintah. Ada juga mobil perusahaan air minum dan truk pengangkut timbunan pasir yang lewat disini,” ucapnya.

Terpisah, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Bangun Desa Sulawesi (LAMBUSI), Nixon Sadli Karma mengatakan penutupan jalan yang dilakukan warga adalah wajar bentuk protes terhadap pemerintah. Artinya, masyarakat menginginkan daerah diperhatikan.

“Jalan ini adalah jalan tua yang menjadi akses jalan pintas bagi warga Polut dari berbagai desa kalau menuju Makassar. Kalau ini ditutup maka otomatis harus keluar ke jalan poros yang dekat kantor Camat Polut di Palleko kalau masyarakat hendak ke Makassar,” kata Nixon.

Nixon mengatakan pemerintah harus segera turun tangan untuk melihat kondisi tersebut. Apalagi, adanya mobil milik perusahaan air minum dan truk pengangkut pasir yang mengakses jalan tersebut.

“Secepatnya pemerintah harus turun tangan sebelum masyarakat bertindak lebih jauh,” tutupnya.(*)