Bupati Takalar Dorong Peningkatan IPM Melalui Desa

5

INTILIPUTAN,TAKALAR– Bupati Takalar, H Syamsari membuka rapat Tim Penataan Desa diruang Galery Kantor Bupati Takalar, Kamis (5/09/2019). Rapat penataan desa ini dilaksanakan sebagai acuan untuk mendapatkan informasi dari camat tentang desa-desa yang hendak dimekarkan kedepannya.

Kemudian, akan dikaji oleh kabupaten penata desa tingkat kabupaten. Saat ini, desa menjadi fokus pembangunan oleh karena pertumbuhan di desa menjadi entitas atau struktur pemerintahan yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan kreativitas.

“Pembangunan berbasis di desa maka konsen kita adalah kearah penataan didesa, ini adalah produk dari Perda yang telah masuk dalam RPJMD. Dengan sumber daya keuangan yang berasal dari dana desa maka pertumbuhan bisa ada di desa, pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan kreativitas,” kata Syamsari.

Syamsari menambahkan bahwa desa perlu ditata, sehingga dalam memanage desa tidak harus terpaku pada rumus pemekaran daerah. Selain penataan desa, peningkatan IPM Kabupaten Takalar juga tidak lepas dari peran desa, salah satunya yakni tingkat pendidikan yang rendah juga mempengaruhi IPM.

Olehnya itu, Syamsari berharap agar pendidikan dan kesehatan dapat diintervensi oleh pemerintah desa dan kecamatan melalui pemberian bantuan.

“Tingkat pendidikan warga kita saat ini masih rendah masih pada batas 6,7 maka ini harus ada kebijakan. Harus ada intervensi dari pemerintah jika tidak maka IPM kita akan berubah,” paparnya.

Intervensi ini dapat dilaksanakan dengan bentuk penerima bantuan dengan tingkat pendidikan yang masih rendah diikutsertakan dalam PKBM sesuai dengan level pendidikan terakhir. Melalui PKBM ini, data warga akan tercatat pada Kementrian Pendidikan sehingga catatan lama sekolah warga di Kabupaten Takalar bisa naik dari 6 tahun menjadi 12 tahun.

Dengan kata lain, pemberian bantuan usaha dikombinasikan dengan upaya merubah IPM Kabupaten Takalar melalui lama belajar warga skill yang dimiliki warga.(*)